Fakta Europa Super League

5 Fakta Europa Super League, Kompetisi Tandingan Liga Champions

5 Fakta Europa Super LeagueSekian hari terakhir, kita diramalkan dengan rumor Europa Super League (ESL) yang secara tiba-tiba dideklarasikan. Kontroversi terhitung dari 2 induk organisasi sepak bola UEFA dan FIFA naik ke atas.

Khalayak juga terbelah, ada yang memberikan dukungan berjalannya ESL, lalu ada juga yang menampik. Liga Inggris tegas menampik wawasan ini. Mereka berasumsi ESL akan merusak sepak bola yang sejauh ini kita mengenal.

“Penggemar dari club mana saja di Inggris dan di semua Eropa sekarang ini bisa mimpi jika team mereka bisa naik ke pucuk dan bermain menantang yang terbaik.Kami yakin jika ide Liga Super Eropa akan merusak mimpi ini,” catat pengakuan sah Liga Inggris.

Baca Juga: https://ameblo.jp/slotnation88/entry-12634747737.html

UEFA krisis menyikapi keadaan ini. Dalam pengakuan bersama-sama dengan Federasi Sepak Bola Inggris, Liga Premier, FA Spanyol, La Liga, FA Italia dan Serie A memberikan ancaman akan larang club yang berperan serta dari persaingan lokal mereka.

5 Fakta Europa Super League, Kompetisi Tandingan Liga Champions

Fakta Europa Super League

“Kami akan menimbang semua perlakuan yang ada untuk kami, di semua jenjang, baik peradilan dan olahraga untuk menahan ini terjadi. Sepak bola didasari pada persaingan terbuka dan prestasi olahraga; tidak dapat dengan lain,” catat launching UEFA.

Lalu apa, bagaimana, dan siapa figur dibalik ESL sesungguhnya? Vivagoal meringkas 5 Bukti masalah Europa Super League, persaingan sebagai tandingan Liga Champions.

1. Wabah dan Keuangan

Rumor melangsungkan persaingan yang cuman berisi tim-tim hebat Eropa saja sebenarnya telah berguling semenjak tahun 1990 lalu. Tetapi, diambil dari Skysports, usaha ini bisa diredam bersamaan usaha UEFA membuat revolusi pola kejuaraan antar-klub.

Tetapi, wabah covid-19 yang serang dunia membuat wawasan melangsungkan persaingan tandingan kembali muncul. Keuangan club yang compang-camping, membuat mereka memerlukan dana fresh untuk selalu bertahan. ESL dipandang seperti jalan keluar yang pas untuk selamatkan keuangan club.

Club dipercayai akan mendapatkan suport keuangan periode pendek dan panjang. Sebagai langkah pertama, JP Morgan, tidak enggan mengucurkan seputar 5 miliar dolar AS (Rp72,8 triliun) ke beberapa club pendiri buat memberikan dukungan gagasan investasi infrastruktur dan tutupi rugi karena wabah.

“Wabah sudah memperlihatkan jika misi vital dan pendekatan komersil yang berkepanjangan dibutuhkan untuk tingkatkan nilai dan suport untuk kebutuhan semua piramida sepak bola Eropa.

“Bila mereka bermain di persaingan baru ini, mereka memperoleh check sebesar £ 250 juta – £ 300 juta untuk mengawali, selanjutnya di hari esok mereka akan memperoleh uang 3x semakin banyak dari yang mereka peroleh dari Liga Champions musim ini,” kata wartawan Sky Sports, Kaveh Solhekol, dalam risetnya.

2.Club Peserta

Tidak boleh berharap ESL akan berisi banyak club dari bermacam negara seperti Liga Champions. Selama ini baru ada 12 club besar dari 3 negara Eropa yang mengumumkan diri jadi peserta ESL sekalian didaulat jadi pendiri ESL.

Dari Liga Inggris pastikan enam club elit mereka; Manchester United, Liverpool, Chelsea, Arsenal, Manchester City, dan Tottenham Hotspur, jadi peserta ESL. Barcelona, Atletico Madrid dan Real Madrid sebagai wakil Spanyol. Sedang Italia mengirim; Juventus, AC Milan dan Inter Milan.

Sebenarnya dua belas club di atas tengah cari tiga club yang lain mana Bayern Munchen, Borussia Dortmund dan Paris Saint-Germain diprediksikan membulatkan club peserta. Tetapi sayang, ke-3 club itu menampik untuk tergabung.

Nanti, 15 club pendiri akan diperlengkapi lima anggota tersisa yang bakal dirotasi /tahunnya. Hingga nanti, persaingan akan berisi 20 club.

3. Pola Persaingan

Nanti 20 club peserta yang bakal mengambil sisi dipisah ke dua group berisi masing-masing 10 club. Mereka nanti akan mainkan dua laga dalam mekanisme round-robin dengan keseluruhan 18 pertandingan di tiap group.

Nanti, tiga club paling atas memiliki hak untuk maju ke set perempat final. Di mana dua tempat sisa akan diperebutkan oleh juara play-off di antara club yang bercokol di rangking keempat dan kelima.

Seperti Liga Champions, laga ESL akan dimainkan pada tengah minggu. Ini ditujukan supaya tim-tim peserta masih bisa bermain di liga lokal semasing.

“ESL ialah persaingan Eropa baru di antara 20 club hebat yang terbagi dalam 15 pendiri dan lima kwalifikasi tahunan. Bakal ada dua group yang masing-masing terbagi dalam 10 club, mainkan laga kandang dan tandang dalam group tiap tahun.

“Sesudah penyisihan group, delapan club akan maju ke kompetisi mekanisme luruh, bermain kandang dan tandang sampai kejuaraan ESL laga tunggal, dalam akhir empat minggu yang menegangkan untuk musim ini.

“Laga akan dimainkan tengah minggu, dan semua club tetap ada dalam liga lokal mereka,” catat pengakuan sah ESL.

4. Figur Penting

Florentino Perez, Presiden Real Madrid, punyai peranan penting dibalik tercetusnya ESL. Perez diplot jadi chairman di ESL, beberapa orang yakin pada Perez karena ia sebagai figur yang gemar mengumandangkan kekesalan pada UEFA, hingga tidak aneh jika Perez jadi orang nomor satu,

Kecuali Perez, ada Andrea Agnelli, bos Juventus, yang punyai peranan penting dibalik tercetusnya ESL. Berita tersebar, Agnelli menjadi salah seseorang yang menggerakkan berguliranya ESL untuk factor keuangan. Ia juga memegang vice-chairman bersama dengan Joel Glazer, pemilik Man United.

Agnelli bahkan juga ambil langkah berani saat sebelum ESL jadi bola panas. Dianya mundur sebagai presiden European Klub Association.

5.Terancam Hukuman

Seandainya Liga di Eropa Mengakhiri Persaingan,  Bandar Slot Terpercaya Di Indonesia Ini Ancaman Tegas UEFALangkah berani Florentino Perez dkk untuk bikin persaingan tandingan Liga Champions berekor panjang. UEFA memberikan sanksi hukuman untuk beberapa pemain yang bakal tampil di ESL.

Geram dengan yang dilaksanakan, UEFA ambil langkah tegas untuk beberapa pemain dan club yang nanti akan manggung di ESL. Buat club, seandainya masih nekad masuk ESL, mereka dilarang tampil di ajang lokal. Begitu juga untuk pemain yang dilarang bela Team Nasional.

“Pemain yang bakal bermain di team yang kemungkinan bermain di liga tertutup [ESL] akan dilarang turut Piala Dunia dan Euro,” sebut Presiden UEFA Alexander Ceferin.

Saat itu, Perez, optimis, Bandar Slot Game Online Terlengkap UEFA tidak akan berani turunkan ancaman. Menurut dia, ancaman cuman akan jadi memperburuk keadaan UEFA di periode khalayak.

“Beberapa pemain tetap harus tenang karena teror itu tidak terjadi. Tetapi mereka yang jalankan monopoli di UEFA harus terbuka. UEFA tidak mempunyai citra yang bagus,” kata Perez.

Related Posts