Berkat Gol Menit Akhir, Tottenham Kalahkan Southampton

Berkat Gol Menit Akhir, Tottenham Kalahkan Southampton

Berkat Gol Menit Akhir, Tottenham Kalahkan SouthamptonTottenham Hotspur menuai kemenangannya pada Southampton di minggu ke-29 Liga Inggris karena gol menit paling akhir dari Son Heung-Min.

Tuan-rumah Tottenham Hotspur sukses meraih kemenangan dengan score akhir 2-1 atas Southampton dalam pertandingan kelanjutan Premier League minggu ke 29 yang diadakan di Tottenham Hotspur Fase di hari Kamis (22/4) pagi hari barusan.

Spurs yang sekarang dikomandoi oleh Ryan Mason sebagai alternatif sementara Jose Mourinho yang sudah dikeluarkan 2 hari lalu, sempat pernah ketinggalan di set pertama lewat gol Danny Ings. Selesai turun minum Gareth Bale sukses menyamai posisi dan pada akhirnya gol penalti pada menit paling akhir laga yang dilakukan Son Heung-Min jadi pahlawan kemenangan Spurs.

Southampton sukses pimpin 1-0 di set pertama! Team tamu tampil mengagumkan di set pertama dan pantas atas keunggulan mereka. Hugo Lloris diminta lakukan rangkaian pengamanan semenjak menit awalnya laga, dan Southampton pada akhirnya pimpin saat Danny Ings lakukan tandukan menyongsong tendangan sudut Ward-Prowse pada menit ke-30.

Baca Juga: 11 Kemenangan Beruntun Inter Milan Terhenti

Tottenham berusaha keras agar bisa mengirim gempuran, kesempatan terbaik mereka saat Lucas Moura tidak berhasil arahkan sepakan volinya pada menit paling akhir.

Di set ke-2 , Tottenham sukses mengubah keunggulan. Saat Danny Ings ditukar di set ke-2 , Tottenham mulai bangun dan sukses menyamai posisi lewat sepakan Gareth Bale. Son Heung-Min sempat pernah membobol gawang Soton tetapi VAR menggagalkan gol itu.

Tetapi VAR selamatkan Hotspur pada menit akhir set ke-2 saat Situs Judi Slot Online24jam mereka memperoleh hadiah penalti sesudah pelanggaran Djenepo, Son Heung-Min sebagai pelaksana eksekusi melepas sepakan penalti yang sukses membobol gawangAlex McCarthy.

Pemberhentian Mourinho kemungkinan ialah informasi bersejarah untuk Spurs, pemberhentian pelatih dari Portugal itu terjadi cuman satu hari sesudah club itu mendaftarkan sebagai satu dari 12 anggota Liga Super Eropa yang polemis. Cuman 2 hari selanjutnya, Tottenham dan lima team Liga Premier yang lain memundurkan diri dari project polemis di tengah-tengah reaksi keras dari fans, ahli, dan pemain.

Tetapi Ryan Mason dan beberapa pemain Hotspur pada akhirnya sukses menunjukkan jika tanpa Mourinho juga mereka mampu jadi kompetitor di gelaran Liga Inggris.

Related Posts